Jumat, 27 Maret 2020



FENOMENA ORGAN

Semua organ viscera di dalam TCM disebut dengan Zang Fu. organ Zang Fu dibagi menjadi Zang dan Fu. Xin (Jantung), Fei (Paru-paru), Pi (Limpa). Shen (Ginjal) dan Gan (Hati) termasuk ke dalam Zang, sedangkan Fu mencakup Dan (Kandung Empedu), Wei (Lambung), Pangguang (Kandung kemih), Da Chang (Usus besar), Xia Chang (Usus kecil) dan Sanjiao (Tripple Energizer).
Fungsi 5 Zang adalah membentuk padat, mentransformasi dan menyimpan Jing, Qi, Xue dan Jin Ye. Umumnya organ Zang berbentuk padat, dapat diisi sampai penuh tapi tidak bisa menjadi keras. Fungsi fisiologis dari 6 Fu adalah menampung, mencerna makanan dan minuman serta mengangkut dan membuang sampahnya. Umumnya organ Fu berbentuk kantung dan selalu menyalurkan isinya ke organ lain, dapat diisi sampai padat, tetapi tidak akan penuh.
Fenomena organ atau Zang Xiang adalah aktivitas fisiologis dan keadaan pathologis viscera yang dimanifestasikan ke luar tubuh. Aktivitas dan keadaan itu dapat diketahui melalui 4 cara pemeriksaan yaitu dengan pengamatan, pendengaran dan penciuman, anamnesa dan palpasi.
Tubuh manusia merupakan satu kesatuan yang terorganisasi, antara semua organ Zang Fu, panca indra dan jaringan jaringan satu dengan lainya mempunyai hubungan saling membutuhkan, saling mendorong dan saling menunjang. Aktivitas dari setiap organ Zang Fu, panca indra dan jaringan mempunyai hubungan dengan kesatuan ini. Dalam kesatuan ini jamtung memegang peranan sebagai pimpinan dan merupakan pusat kekuasaan dari Zang Fu, sedangkan yang bertindak sebagai penghubung adalah Jing Luo. Bagian bagian tubuh manusia selain menjalankan tugas masing masing, satu dengan yang lainya saling terkoordinasi dan bekerja secara harmonis.

organ » Fenomena organ Jantung

Fenomena organ Jantung- Jantung/Heart (Xin)

Di dalam TCM disebutkan bahwa jantung dianggap sebagai kaisar/penguasa dari organ organ lain sehingga mempunyai fungsi yang sangat penting dalam tubuh secara keseluruhan. Fungsi utama jantung adalah sebagai berikut :

1. Menguasai darah
2. Tercermin dalam wajah
3. Mengatur pembuluh darah
4. Menjadi pusat pikiran/semangat (Shen*)
5. Bermuara pada lidah
6. Mengatur pengeluaran keringat

Gambar Jantung






Menguasai darah
Dalam buku Nei Jing disebutkan bahwa jantung menguasai Xue May yang artinya Jantung menguasai darah dan pembuluh darah. Jantung berfungsi memompa darah untuk menutrisi seluruh tubuh. Jantung menjamin darah mengalir dan bersirkulasi di dalam pembuluh darah. Pengaturan sirkulasi darah tergantung dengan Qi. Jika Qi jantung cukup, sirkulasi darah di dalam pembuluh darah, transportasi substansi nutrisi ke jaringan, ke organ dalam dan ke bagian tubuh lain akan lancar. Defisiensi Qi jantung ditandai dengan gejala : kompleksi pucat dan nadi lemah. Gejala yang lebih serius meliputi wajah dan bibir cyanosis oleh karena stasis darah dan nadi yang tidak lancar. Jika ada hemoptysis, epitaxis, palpitasi umumnya diterapi dengan meregulasi jantung.

Tercermin dalam wajah
Jantung berhubungan dengan darah dan pembuluh darah yang berarti bahwa seluruh darah yang ada di dalam tubuh adalah milik jantung. Keadaan jantung bisa dilihat dari warna wajah. Wajah kaya akan pembuluh darah, oleh karena itu ketika Qi dan darah jantung cukup, wajah akan tampak pucat dan kusam. Jika darah jantung kurang maka wajah akan kehilangan kesegaranya. Jika ada stagnasi darah jantung, wajah akan terlihat cyanotic.

Mengatur pembuluh darah
Keadaan energi jantung tercermin dalam status pembuluh darah. Pembukuh darah sangat tergantung pada Qi dan darah jantung, apabila Qi jantung kuat maka pembuluh darah juga baik sehingga nadi penuh dan teratur. Jika Qi lemah maka nadi juga akan lemah dan tidak teratur.
Menjadi pusat pikiran/kesadaran (Shen*)
Shen* dalam bahasa aslinya mempunyai berbagi arti, dan dalam pengobatan tradisional Cina kata ini sering dipakai dalam dua pengertian. Pengertian pertama Shen* meliputi seluruh kegiatan mental, dan "pusat" Shen* adalah jantung. Pengertian kedua meliputi seluruh kegiatan mental, spritual dan emosional manusia, jadi dalam hal ini Shen* juga memengaruhi organ Yin, selain jantung. Ada lima fungsi yang terkait dengan jantung yaitu : aktivitas mental (termasuk emosi), kesadaran, memori/ingatan, berpikir dan tidur. Jika jantung bekerja baik dan darah mencukupi maka aktivitas mental akan normal, kehidupan emosional akan seimbang, kesadaran baik, memori baik, dan pemikiran tajam serta tidur nyenyak. Sebaliknya apabila jantung lemah dan darah tidak mencukupi, sering akan terjadi gangguan mental seperti depresi, daya ingat yang berkurang, daya berpikir yang tumpul, insomnia atau mengantuk dan bila dalam keadaan parah akan terjadi hilangnya kesadaran/pingsan. Fungsi jantung sebagai "pusat" pikiran/kesadaran berhubungan sangat erat dengan tersedianya sari hara (Jing) oleh darah, dan sebaliknya pikiran/kesadaran akan mengatur aliran darah.
Dalam TCM dikatakan bahwa "Darah adalah akar dari pikiran". Hal ini berarti bahwa jika darah jantung tidak mencukupi maka akan terjadi kegelisahan, depresi, anxiestas, dan insomnia. Sebaliknya kegelisahan mental , problem emosional dan kesedihan dapat mengakibatkan defisiensi darah jantung, sehingga menimbulkan palpitasi, wajah yang pucat, serta nadi yang lemah dan tidak teratur. Disebutkan pula bahwa tubuh dan pikiran saling berhubungan erat dengan sari hara (Jing) dan Qi, yang merupakan dasar faali bagi pikiran. Dari ketiga hal tersebut yaitu pikiran, sari hara (Jing) dan Qi disebut sebagai tiga bahan utama yang berharga bagi tubuh. Sebagai pengertian kedua Shen* mencakup aspek emosional, mental dan semangat spritual dari individu, dan semua itu berhubungan erat dengan kelima organ Yin. Masing masing organ Yin akan memengaruhi emosi, pikiran dan semangat dengan cara yang berbeda. Karena itu dikatakan sebagai berikut :

• Jantung adalah tempat kesadaran/pikiran (Shen)
• Hati adalah tempat jiwa (Hun)
• Paru paru adalah tempat semangat mempertahankan hidup (Po)
• Ginjal adalah tempat kemauan (Zhi)
• Limpa adalah tempat menarik kesimpulan/berkonsterasi (Yi)

Mengenai konsep kegiatan mental yang lain akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan masing masing organ.
Bermuara pada lidah
Lidah merupakan manifestasi luar dari jantung. Lidah dapat berfungsi dengan baik jika fungsi fisiologis jantung normal. Jika fungsi jantung abnormal maka lidah tidak peka dalam rasa, lidah kaku bahkan delirium. Lidah kaya akan pembuluh darah, sehingga observasi lidah bisa mengetahui kondisi sirkulasi Qi dan darah dan untuk mengetahui fungsi jantung. Jika fungsi jantung normal, lidah akan tampak merah, lembab dan cerah. Lidah terlihat lembut dan bergerak fleksibel. Sensitive dalam merasakan rasa dan mampu bicara dengan lancar. Jika ada kondisi pathologis jantung, maka akan terlihat pada lidah. Defisiensi Yang jantung bisa mengakibatkan lidah gemuk dengan warna pucat. Defisiensi Yin jantung mengakibatkan lidah kurus dan warnanya merah tua. Api jantung berkobar menyebabkan warna lidah merah tua dan bisa tampak lesi di lidah. Stagnasi darah jantung mengakibatkan warna lidah ungu gelap dan echimosis. Jika kontrol jantung abnormal terhadap aktivitas mental bisa menyebakan lidah keriting, lidah kaku, delirium dan aphasia.

Mengatur pengeluaran keringat
Yang Qi mengubah Jin Ye menjadi keringat, yang selanjutnya dikelurakan melalui kelenjar keringat. Keluarnya keringat juga tergantung oleh Wei Qi. Wei Qi mengontrol pembukaan dan penutupan pori pori kulit. Keringat dan darah berasal dari sumber yang sama karena sama sama ditransformasi dari Jin ye. 0leh sebab itu, TCM menganggap keringat sebagai cairan jantung. Defisiensi jantung dapat menyebabkan keringat spontan. Defisiensi Yang jantung bisa mengakibatkan keringat profuse. Secara klinis, keringat abnormal dapat diterapi dengan meregulasi fungsi jantung.

Fenomena organ Paru

Paru paru
Paru berada di dalam rongga dada, meridianya berhubungan luar dalam dengan usus besar. Hubunganya dengan dunia luar melalui hidung. Fungsi fisiologis yang utama adalah sebagai berikut :
• Menguasai Qi udara/pernapasan
• Mengatur keseimbangan pernapasan dan cairan
• Memengaruhi rambut dan kulit
• Berhubungan dengan dunia luar melalui hidung



Gambar Paru Paru

Menguasai pernapasan
Paru adalah organ yang mengatur pernapasan, fungsinya menyebarkan dan menurunkan Qi, menarik Qi yang bersih untuk disebarkan ke seluruh tubuh dan menghembuskan Qi yang kotor atau tidak berguna, melepaskan yang tidak sedap (bau) dan menarik/menghirup udara segar . Fungsi paru ini sedemikian pentingnya, karena menguasai Qi ke seluruh tubuh.

Mengatur keseimbangan cairan melalui respirasi
Fungsi paru adalah menyebarkan (dispersing) dan menurunkan (descending) cairan, melancarkan cairan tubuh untuk dikirim ke ginjal dan membuang sisa-sisa yang berbentuk cairan melalui keringat dan air seni melalui kandung kemih.

Memengaruhi kulit dan rambut
Disini kulit dan rambut merupakan permukaan dari tubuh. Paru menyebarkan sari pati makanan dan minuman sampai ke permukaan tubuh. Membuat kulit bercahaya, enak dipandang demikian pula rambut menjadi subur dan berkilau, juga mengatur terbuka dan tertutupnya pori-pori. Kulit dan rambut, merupakan penyusun permukaan tubuh, tergantung pada Wei Qi dan Jin Ye untuk menghangatkan, menutrisi dan melembabkannya. Kulit dan rambut merupakan lapisan pelindung dari faktor pathogen. Paru memiliki fungsi fisiologis dalam mengaktifkan Wei Qi dan meyebarkan Jin Ye ke kulit dan rambut. Jika fungsi paru normal maka kulit akan kencang, rambut berkilau dan mampu menghalau faktor pathogen. Jika Qi paru defisiensi, fungsi pengaktivan dan penurunan paru akan menurun, Wei Qi tidak mampu menghalau faktor pathogen. Hal ini akan mengakibatkan hperhidrosis, tidak tahan dingin kulit kusam. Ketika faktor pathogen menginvasi kulit dan rambut, pori-pori akan menutup dan Wei Qi akan stagnasi.

Berhubungan dengan dunia luar melalui hidung
Hidung berhubungan dengan Larynk, yang berhubungan dengan paru. Fungsi penciuman hidung dan artikulasi laryng tergantung pada aksi Qi Paru. Pergerakan fisiologis Qi paru dalam pernapasan dimanifestasikan dengan penciuman yang tajam dan suara yang jelas. Sebagian besar pathogen menginvasi Paru melalui hidung/larynx karena hidung secara langsung berhubungan dengan larynk dan laryng berhubungan dengan Paru. Perubahan pathologis Paru menyebabkan gangguan hidung, hidung meler, bersin-bersin, tenggorokan gatal, suara kasar dan dysphonia.

Fenomena organ Ginjal
Ginjal
Ginjal terletak di pinggang. Hal ini dikatakan mengapa pada Huang Di Neijing bahwa pinggang merupakan rumah ginjal. Ginjal menyimpan Jing dan jing ditransformasi menjadi Qi dan darah. Disamping itu, Ginjal merupakan sumber Yin dan Yang sejati. Sehingga ginjal terkait erat dengan jing, qi dan darah, Yin dan Yang. Karena jing Ginjal berasal dari orang tua untuk membentuk konstitusi tubuh saat kehamilan. TCM menyebut ginjal sebagai dasar prenatal kehidupan.


Fungsi fisiologis utama Ginjal
  • 1. Menyimpan Jing dan menguasai perkembangan dan reproduksi, Jing merupakan dasar materi kehidupan manusia. Jing juga materi dasar fungsi tubuh. Ginjal menyimpan Jing. Jing dibagi menjadi dua komponen, Jing congenital dan jing di dapat. Jing congenital diturunkan dari orang tua. Jing didapat berasal dari Jing yang telah ditransformasi oleh limpa dan lambung. Jing ginjal dapat ditransformasi menjadi Qi yang disebut dengan Qi ginjal. Suplai qi ginjal yang cukup sangat penting dalam reproduksi, perkembangan dan pertumbuhan manusia. Selama anak anak, gigi susu diganti dengan gigi permanen dan rambut tumbuh menjadi panjang karena Qi ginjal bertambah subur. Pada usia pubertas, Qi ginjal pada tingkatan tertinggi dan meyebabkan produksi Tiangui. Tiangui mendukung perkembangan sperma pada laki laki dan mendukung siklus regular mensturasi. Pada tahap ini, fungsi seksual bertahap berkembang sampai siap untuk bereproduksi. Pada usia tua, Qi ginjal berangsur angsur menurun yang menyebankan penurunan fungsi seksual pada akhirnya. Tubuh akan menjadi tua dan rapuh. Disfungsi ginjal dalam menyimpan jing akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dan kemampuan reproduksi. Defisiensi jing akan menyebabkan sterility, rambut rontok, gigi tanggal, perkembangan anak anak yang lambat, tulang yang lemah dan rapuh.
  • 2. Menguasai Metabolisme Cairan, Ginjal mengatur metabolisme cairan dengan mengatur retensi air, penyebaran dan pengeluaran cairan dari tubuh. Pembukaan pintu air bertujuan untuk mengeluarkan cairan setelah metabolisme. Pembukaan pintu air bertujuan untuk meretensi air untuk kebbutuhan tubuh. Secara normal, air dan makanan diterima lambung kemudian ditransportasikan oleh limpa dan disebarkan oleh paru melalui sanjiao. Dalam proses, substansi murni (jing makanan) dipisahkan dari yang keruh. Substansi murni bersikulasi di dalam organ internal sedangkan yang keruh ditransformasikan menjadi keringat dan urine dan diekresikan dari tubuh. Proses ini menjamin metabolisme air didalam tubuh untuk mempertahankan keseimbangan. Jika fungsi ginjal abnormal, maka akan menyebankan pembukaan dan penutupan pintu air tidak baik, yang menyebabkan gangguan metabolisme cairan yang mengakibatkan edema atau dysuria.
  • 3. Mengontrol dan mendukung Inspirasi, Walaupun paru secara langsung berperan dalam fungsi respirasi, ginjal juga mengontrol dan mendukung inspirasi dengan membantu menurunkan udara bersih. Dalam TCM, ''Ginjal dan Paru berperan dalam fungsi respirasi''. Jika Qi cukup maka ginjal dapat mengontrol dan mendukung inspirasi dengan baik, menjaga respiration tract dalam keadaan bersih, dan menjaga lancarnya pernapasan. Jika Qi ginjal tidak bisa berkonsolidasi dengan baik, maka udara bersih tidak dapat dialihkan ke bawah oleh ginjal, sehingga mengakibatkan susah bernapas.
Hubungan ginjal, terkait dengan teori 5 unsur
  1. 1. Ginjal terkait dengan rasa takut, Takut merupakan keadaan mental yang terjadi ketika dalam keadaan bahaya. Terror merupakan keadaan mental ketika bahaya terjadi tiba tiba. Dalam aktivitas fisiologis, takut dan terror berbahaya bagi kesehatan. Sedangkan ginjal terkait dengan takut dan terror, jantung menguasai aktivitas mental juga terkait erat dengan terror dan takut. Jantung merupakan rumah pikiran. Ketika pikiran terganggu, maka menyebabkan aliran Qi terganggu di jiao atas. Qi dipaksa turun sehingga mengakibatkan distensi di jiao bawah dan inkontinesia urin. Terror dapat terjadi pada fungsi normal fisiologis lalu seseorang akan menjadi bingung dan gugup.
  2. 2. Liur terkait dengan cairan ginjal, Liur merupakan cairan di mulut. Liur diproduksi dan ditransformasi oleh Qi ginjal. Jika liur ditelan, hal ini untuk menutrisi Jing ginjal dan Qi ginjal. oleh karena itu jing dan qi ginjal mudah rusak jika liur anyak keluar.
  3. 3. Ginjal menentukan kondisi tulang dan sumsum tulang, manifestasinya pada rambut. Ginjal menyimpan Jing yang dapat ditransformasi menjadi sumsum tulang. Sumsum tulang disimpan di cavum tulang untuk menutrisi tulang. Jika jing ginjal cukup, sumber sumsum tulang akan subur dan cavum tulang akan tersisi penuh dengan sumsum tulang. Jika tulang ternutrisi dengan baik, maka tulang akan kuat dan padat. Jika jing ginjal kurang, maka jumlah sumsum tulang juga akan berkurang, sehingga tulang malnutrisi. Tulang yang malnutrisi akan lemah dan lembek juga bisa mengakibatkan perkembangan tulang abnormal. oleh karena itu, pada bayi yang defisiensi jing congenital akan menyebabkan telatnya penutupan ubun ubun, tulangnya juga menjadi lemah. Jika ginjal diserang pathogen, jing ginjal akan menurun yang mengakibatkan pinggang dan lutut lemah. Pada kasus yang berat, akan mengakibatkan ektremitas bawah lemah dan tidak mampu bergerak, karena ginjal menentukan kondisi tulang dan sumsum tulang, ginjal juga mempengaruhi kondsi gigi . Gigi juga ternutrisi dengan jing ginjal. Kolumna spinalis berhubungan dengan otak, hal ini dikatakan bahwa sumsum turut membentuk otak.
  4. 4. Ginjal berlubang pada telinga, urogenital dan anus, Kemampuan mendengar telinga ditentukan oleh nutrisi dari jing ginjal. Kecukupan jing ginjal menjaminn ketajaman pendengaran. Ketidakcukupan jing ginjal menjadikan tinitus dan tuli. Hipoacusis biasanya disebabkan oleh defisiensi jing ginjal. Walaupun pengeluaran urine secara langsung adalah fungsi dari kandung kemih, hal ini juga dipengaruhi oleh Ginjal dalam mengatur metabolisme cairan. Yang ginjal gagal menghangatkan dapat mengakibatkan gejala gejala sering berkemih, enuresis, oliguria dan urodyalisis. Ginjal juga mendominasi reproduksi manusia. Buang air besar juga tergantung pada fungsi ginjal dalam mengatur metabolisme cairan. Konstipasi bisa disebabkan oleh kerusakan Yin ginjal atau defisiensi Yang ginjal. Jika Qi ginjal tidak bisa dikonsolidasikan maka bisa menyebabkan loose stool kronik atau emisi seminal.
Fenomena organ Hati
Liver terletak dibawah diafragma dan disisi kanan costae. Liver dibagi menjadi Yin dalam struktur dan Yang dalam fungsinya. Ini adalh karateristik fisiologis liver. Pertama sebagai organ Zang, liver termasuk Yin karena menyimpan Yin Xue. Tetapi dalam fungsinya termasuk Yang karena Yang Qi liver sangat aktif dan cenderung menyebar. Hal ini dikatakan kenapa liver dijelaskan sebagai organ general.






Lokasi dan bentuk : Di dalam iga, dibawah diagfragma
Fungsi Fisiologis : Melancarkan dan mengatur aliran Qi dan darah, Menyimpan darah
Hubungan terkait dengan teori 5 unsur :
• terkait dengan emosi marah
• Air mata merupakan cairanya
• Berhubungan dengan tendon
• Berhubungan luar dalam dengan Kandung empedu
• Manifestasi pada kuku
• Berhubungan dengan dunia luar melalui mata


Fungsi Fisiologis Liver
1. Melancarkan dan mengatur aliran Qi dan darah, dibagi menjadi 3 yaitu :
• Mengatur pergerakan Qi, Aktivitas organ internal, meridian dan kolateral tubuh tergantung pada pergerakan bebas Qi, sebagai contoh : 4 pergerakan Qi, naik, turun, keluar dan masuk. Kesemuanya tergantung pada fungsi pada fungsi pengaturan liver. Jika fungsi liver normal, 4 pergerakan Qi akan terkoordinasi dan seimbang begitu pula dengan darah. Dysfungsi liver memberikan 2 tipe pathologi. Pertama, gangguan pergerakan Qi yang menyebabkan kelemahan dan stagnasi Qi, manifestasinya adalah nyeri distensi lokal pada hipokndrium, nyeri pada panyudara dan abdomen bawah. Kedua adalah fungsi liver yang ekses. Hal ini menyebabkan naiknya Qi liver yang disebabkan oleh gangguan aliran Qi. Aliran bebas Qi menghasilkan sirkulasi darah yang abnormal. Naiknya Qi yang abnormal menghasilkan perdarahan (hematesis, hemoptysis) bahkan pingsan. Sirkulasi darah dan transportasi, distribusi dan metabolisme jin ye tergantung pada fungsi Qi yang harmonis. Stagnasi Qi liver oleh karena terhalangnya sirkulasi darah mengakibatkan stasis darah, massa abdomen, abnormal mensturasi, menorrhea, dan amenorrhea pada wanita. Stagnasi Qi hati disebabkan oleh dysfungsi liver dalam mendukung pergerakan bebas Qi yang mempengaruhi transportasi dan distribusi jin ye. Hal tersebut bisa mengakibatkan akumulasi jin ye yang menyebabkan sindrom retensi phlegm.
• Mendukung fungsi limpa dan lambung, Limpa memiliki fungsi mengirimkan jing dan air ke atas sedangkan lambung memiliki fungsi mengirimkan air dan makanan ke bawah. Fungsi liver dalam mengatur pergerakan bebas Qi terkait erat dengan pergerakan Qi limpa ke atas dan qi lamb8ung yang ke bawah. Jika liver tidak bekerja dengan baik, maka limpa dan lambung juga tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik pula. Jika terjadi hiperaktivitas Qi liver membatasi tanah kondisi ini memanifestasikan muntah, nyeri distensi diatas epigastrium dan diare. Fungsi liver juga membantu limpa dan lambung yaitu dengan mempengaruhi kandung empedu dalam mengekresikan cairan empedu. Stagnasi Qi hati akan mempengaruhi ekresi cairan empedu yang mengakibatkan nyeri hipokondrium, rasa pahit di mulut, dan pada kasus berat bisa mengakibatkan jaundice.
• Mengatur Suasana Hati, Walaupun dalam TCM, aktivitas mental dikontrol oleh jantung, aktivitas mental juga terkait erat dengan fungsi liver dalam melancarkan Qi dan darah. Jika fungsi liver normal, maka suasana hati akan baik. Jika terjadi dysfungsi liver menyebabkan perubahan suasana hati.
2. Menyimpan dan mengatur darah
Liver menyimpan darah dan mengatur jumlah darah bersirkulasi. Ketika tubuh manusia dalam aktivitas, banyak darah yang bersirkulasi di dalam tubuh. Tetapi ketika tubuh dalam keadaan istirahat, banyak darah yang akan disimpan di dalam liver. oleh sebab itu, Liver dijuluki sebagai lautan darah. Sebagai penyimpan darah maka liver dapat mengontrol jumlah darah yang bersirkulasi di dalam tubuh. Karena hal ini, liver terkait erat dengan proses fisiologis dalam tubuh. Penyakit liver akan menyebabkan dysfungsi liver dalam menyimpan darah. Maka akan menyebabkan tidak hanya defisiensi darah/hemorrhage tetapi juga perubahan pathologis yang terkait dengan defisiensi nutrisi. Sebagai contoh, defisiensi darah liver dapat menyebabkan malnutrisi tendon. Hal ini bisa menyebabkan spasme tendon, baal ekstremitas dan kelemahan pergerakan sendi. Liver menyimpan dan mengatur fungsi darah juga terkait dengan menstruasi pada wanita. Defisiensi darah hati menyebabkan menstruasi yang sedikit dan pada kasus yang berat bisa mengakibatkan amenorrhea. Liver yang tidak mampu menyimpan darah dengan baik akan menyebabkan menstruasi yang banyak dan pada beberapa kasus menyebabkan metrorrhagia. Fungsi liver dalam mengatur jumlah darah sebenarnya merupakan manifestasi dari fungsi liver dalam melancarkan qi dan darah. Stagnasi Qi liver dikarenakan oleh dysfungsi darah yang menyebabkan stasis darah.

Hubungan Liver, terkait dengan teori 5 unsur
1. Liver terkait dengan emosi marah, Marah merupakan reaksi emosional yang terkait dengan tubuh manusia. Marah sangat merugikan aktivitas fisiologis tubuh. Marah menyebabkan aliran Qi dan darah naik ke atas dan meyebabkan Yang qi juga naik ke atas. Marah bisa menyebabkan naiknya Yang Qi liver, oleh karena itu marah dapat menggangu liver . Jika darah Yin liver defisiensi, Yang Qi liver akan naik, sehingga seseorang akan mudah marah.
2. Air mata adalah cairan liver, Liver merupakan lubang mata dimana air mata dikeluarkan air mata memiliki fungsi dalam melembabkan dan melindungi mata. Dibawah kondisi normal, air mata disekresikan untuk melembabkan, tetapi tidak keluar dalam jumlah yang berlebihan. Ketika ada benda asing di mata, sejumlah air mata akan dikeluarkan untuk membersihkan mata dan mengeluarkan benda asing tersebut. Sebagai contoh, defisiensi darah liver akan menyebabkan mata kering. Pada kasus konjungtivitis akut menyebabkan angin api pathogen atau lembab panas yang menyerang meridian liver, hal ini dapat meningkatkan keluarnya air mata.
3. Liver berhubungan dengan tendon yang bermanifestasi pada kuku, Tendon merupakan suatu jaringan tubuh yang melekat pada tulang dan berkumpul menjadi satu dengan sendi. Tendon menghubungkan sendi dengan otot, yang menjamin kontraksi dan relaksasi pergerakan sendi dan ektremitas. Kondisi liver mencermikan kondisi tendon. Karena tendon tergantung pada nutrisi dari darah liver. Ketika darah liver cukup maka tendon akan dengan mudah ternutrisi dan ekstremitas menjadi kuat, dan tangkas. Malnutrisi tendon disebabkan oleh defisiensi qi dan darah liver yang mengakibatkan kelemahan tendon dan pergerakan yang terbatas. Malnutrisi tendon juga disebabkan oleh defisiensi darah Yin liver yang menyebabkan tremor dan baal pada ektremitas, pergerakan sendi yang lemah dan pada kasus berat bisa menyebabkan konvulsi. Dalam TCM, kuku merupakan kelanjutan dari tendon. Kondisi darah liver juga menentukan kondisi kuku. Darah liver yang cukup akan meghasilkan kuku yang kuat, cerah dan berwarna segar kemerahan. Defisiensi darah liver menghasilkan kuku yang mudah rapuh, tipis, pucat dan pada kasus berat bisa terjadi deformitas kuku.
4. Liver berhubungan dengan dunia luar melalui mata, Mata merupakan organ visual tubuh manusia. Meridian liver naik untuk berhubungan dengan system mata, dan pandangan mata tergantung pada nutrisi dari darah liver. Fungsi liver tercermin pada mata. Defisiensi darah Yin liver menyebabkan mata kering pandangan kabur, atau buta senja. Pathogen jahat menyerang meridian liver dapat meyebabkan mata gatal, nyeri dan merah. Naiknya api hati bisa mengakibatkan mata merah. Defisiensi Yang liver mengakibatkan dizzines. Api hati yang mengacu di dalam tubuh menyebabkan devisai bola mata.
Fenomena organ Limpa
Limpa/Pancreas/ Spleen (Pi)
Fungsi fisiologis yang utama adalah :
1. Mengusasai transportasi dan transformasi
2. Mengendalikan darah
3. Memengaruhi otot dan anggota gerak
4. Menjaga letak organ pada lokasinya
5. Berhubungan dengan dunia luar melalui mulut dan manifestasinya terlihat di bibir.

Menguasai transportasi dan transformasi
Transportasi berarti pengiriman sedangkan transformasi berarti pengolahan pada pencernaan dan penyerapan. Fungsi limpa adalah mencerna makanan, menyerap sari pati dengan sebagian cairan tubuh dan mengirimnya ke jantung dan paru di mana materi tersebut diolah menjadi zat zat yang sangat berguna untuk dikirim ke seluruh tubuh.

Pengendalian darah
Limpa berfungsi menjaga darah agar tetap berada di dalam pembuluh darah dan mencegah perdarahan.
Menguasai otot dan anggota gerak
Fungsi limpa yang normal adalah daya transportasi dan transformasi, memberi kesehatan pada otot untuk menerima gizi yang memadai dari sari pati makanan, memelihara kesuburan serta menentukan besar dan kuatnya otot. Sebagai contoh bila terjadi defisiensi Pi Yang maka akan timbul prolap dari berbagai organ terutama organ bagian bawah misalnya uterus, anus, kandung kencing, lambung, atau ginjal.
Hubungan dengan dunia luar melalui rongga mulut
Limpa dan mulut berfungsi saling berdampingan dalam menerima, mengirim dan mengolah makanan. Bila fungsi tersebut dalam keadaan normal, maka nafsu makan baik dan bibir tampak merah dan segar. Qi limpa juga berfungsi untuk mengharmoniskan semua organ bagian dalam. Bila terjadi defisiensi Qi limpa akan terjadi hilangnya rasa (loos of taste), mulut terasa kering dan pucat. Demikian juga bila limpa dan lambung panas maka bibir tampak kering dan pecah pecah.

Sumber : Saputra, Kusnadi et.al.(2005) Akupunktur Indonesia: Akupunktur Dasar. Surabaya: Airlangga University Press.


Hukum Lima Unsur Dalam Akupunktur
Salah satu teori pengobatan dalam akupunktur adalah hukum 5 unsur, karena kondisi seimbang maupun sakit tidak bersifat linear, tetapi mempunyai kompleksitas secara dinamis. Teori 5 unsur dalam pengobatan tradisional dapat diartikan sebagai fisiologis maupun patofisiologis dalam kedokteran modern, Energi 5 unsur yaitu : kayu-api-tanah-logam-air yang bersirkulasi saling menghidupi, membatasi, penindasan dan penghinaan. Dimana semua unsur diatas saling berinteraksi dan berusaha menimbulkan suatu harmoni dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan energi untuk mencapai kondisi sehat.

Hubungan antara satu unsur tetapi berbeda organ adalah sebagai berikut :
Sifat Yang Yin
Organ Rongga Padat
Letak Luar Dalam

Dalam ilmu tradisional akupunktur, Organ Padat seperti hati, jantung, paru, ginjal, limpa dan perikardium dianggap Dalam dan bersifat Yin, sedangkan Organ Berongga seperti kandung empedu, usus kecil, usus besar, kandung kemih dan sanjiao (three heater) dianggap Luar dan bersifat Yang.

Berikut adalah sifat dari Lima Unsur (Wu Xing)
Hasil pemantauan secara alami, yang dilakukan oleh orang kuno terhadap kelima unsur Wu Xing ternyata 5 unsur memiliki sifat/karateristik sebagai berikut :

==Wu Xing bersifat Saling menghidupi==

• Kayu menghidupi api (kayu digosok akan timbul api).
• Api menghidupi tanah (api membakar kayu akan menghasilkan abu tanah).
• Tanah menghidupi logam (di dalam tanah ada kandungan mineral/logam).
• Logam menghidupi air (penguraian logam/mineral menghasilkan air).
• Air menghidupi kayu (tanpa air pohon tidak dapat hidup).
==Wu Xing bersifat saling membatasi atau mengendali==
• Kayu (akar pohon) mengikat tanah.
• Tanah (timbunan tanah) membendung air.
• Air (percikan air meredamkan api) mengendali api.
• Api (semburan api mengubah bentuk logam) mengendalikan logam.
• Logam (sebagai alat memotong kayu) mengendali pertumbuhan tanah.
==Wu Xing bersifat saling menindas (bila sifat saling mengendali/membatasi berlebihan akan berubah menjadi sifat menindas)==
• Kayu akan merusak tanah (kesuburan tanah rusak).
• Tanah akan meresap (menimbun) air.
• Air akan memadamkan api.
• Api akan melumat logam (logam meleleh bahkan meguap).
• Logam akan menghancurkan kayu. (kayu terpotong jadi tepung).
==Wu Xing bersifat saling menghina (apabila unsur semula ditindas menguat, atau penindas dalam keadaan melemah, yang ditindas akan berbalik menghina yang menindas).
• Kayu menghina logam (semula logam menindas kayu, bila logam lemah atau kayu kuat, kayu menghina logam, karena dengan alat logam yang berkualitas biasa untuk memotong kayu yang keras pasti alat logam yang rusak).
• Logam menghina api (bila logam titik lelehnya lebih tinggi, api biasa tidak dapat melelehkan logam).
• Api menghina air (semula air dapat memadamkan api, tetapi bila air melemah atau api menguat, api akan menghina/menguapkan air).
• Air menghina tanah (bila timbunan tanah sedikit, tetap akan timbul genangan air).
• Tanah menghina kayu (bila tanah keras padat, pohon tidak dapat tumbuh).



Diagram 5 unsur (Wu Xing)



Qi (Energi)
Konsep Qi
Qi merupakan substansi penting yang memiliki energi kuat dan pergerakan yang konstan. Dan merupakan substansi yang sangat penting pada konstitusi tubuh dan pemeliharaan aktivitas vital.
Qi adalah merupakan pandangan dari filosofi China kuno yang merupakan bentuk dan metodologi orang China kuno dalam memahami semua fenomena di muka bumi dan segala perubahanya. Segala sesuatu dan perubahanya di dunia ini terjadi karena adanya aktivitas Qi. Manusia adalah bagian tak terpisahkan dari alam semesta. Manusia adalah bagian keseimbangan antara langit dan bumi. Aktivitas vital manusia memerlukan nutrisi dari langit dan bumi untuk memelihara fungsi fisiologis tubuh manusia. Beberapa fungsi fisiologis tubuh terjadi karena pergerakan yang tetap dari Qi. Dalam pandangan pengobatan China fungsi fisiologis tersebut meliputi fungsi organ Zang Fu dan jaringan dalam tubuh manusia.
Dijelaskan bahwa jantung memerintah darah, limpa mentransformasi dan mentransportasi. Fungsi tersebut adalah peran dari Qi masing masing organ. Dikatakan bahwa "Manusia terbentuk oleh Qi dari langit dan bumi". "Kombinasi Qi langit dan bumi disebut kemanusiaan".


Pembentukan Qi
Sumber dari Qi dibagi menjadi 2 aspek yaitu Qi bawaan dan Qi didapat :

• Qi bawaan bersumber dari Jing turunan dari orang tua dan disebut conginetal Qi yang ditransformasi dari Jing congenital dan disebut juga Qi asli atau Qi sumber dan merupakan akar dari Qi seluruh tubuh.
• Qi didapat bersumber dari Qi penting hasil olahan air dan makanan yang dikombinasikan dari Qi jernih dari alam. Qi didapat diperoleh setekah lahir.

Klasifikasi Qi
Berdasarkan sumber, lokasi distribusi dan fungsi, Qi dibedakan atas original Qi/Qi asli/Yuan Qi, gathering Qi/Qi gabungan/Zhong Qi, nutritive Qi/Qi nutrisi/Ying Qi, dan defensive Qi/Qi pertahan/Wei Qi.
1. Yuan Qi (Qi esensial/Qi primer) berfungsi : mengisi seluruh meridian otot, tendon, tulang, pembuluh darah. Untuk menjaga dan menggerakkan pertumbuhan dan perkembangan, mengatur organ Zang Fu, serta perkembagan dan reprooduksi.
2. Zhong Qi (Qi dada) berfungsi mengatur pernafasan, produksi suara & bicara, daya penglihatan & pendengaran serta menghangatkan ke empat tungkai.
3. Ying Qi (Qi nutrisi) berada di ginjal dan memiliki fungsi menutrisi otot dan tungkai serta menjaga dari dalam.
4. Wei Qi (Qi pertahanan) berasal dari makanan dan minuman serta memiliki fungsi menjaga permukaan tubuh dan menagkal pathogen eksternal.

Daftar Pustaka
Saputra, Kusnadi et.al.(2005) Akupunktur Indonesia: Akupunktur Dasar. Surabaya: Airlangga University Press.
Sheng, Zhou Xue. (2007). Chinese Medicine Study Guide-Fundamentals. People's Medical Publishing House
Gongwang, Liu. Fundamental of Acupuncture and Moxibustion.
Xinnog, Cheng.(1999). Chinese Acupuncture and Moxibustion. Beijing: Foreign Languages Press
==
Jing (Sari Hara)
Konsep
Jing/essence berarti ekstrak atau krim dan ini merupakan sari hara. Jing merupakan substansi dasar dari tubuh manusia dan menjamin aktivitas vital tubuh.

Distribusi dan klasifikasi Jing
Jing disimpan di ginjal dan juga berada di jaringan dan organ Zang Fu, bagian tubuh, indra tubuh, termasuk lubang tubuh. Sumber, distribusi dan fungsi Jing meliputi :

1. Jing Congenital, merupakan Jing turunan dari orang tua dan merupakan Jing asli dari reproduksi orang tua. Jing tersebut berada pada embrio sebagai asal usul kehidupan.
2. Jing Reproduksi, di simpan di ginjal dan merupakan Jing asli dari ginjal yang merupakan hasil perubahan dari Jing congenital yang diisi ulang oleh Jing didapat dan berfungsi untuk membentuk faktor keturunan. Jing reproduksi pria dan wanita dan kombinasi keduanya membentuk embrio dan menghasilkan sifat keturunan.
3. Jing dari air dan makanan, disebut juga Jing didapat yang merupakan hasil transformasi dari air dan makanan oleh limpa dan lambung secara terus menerus. Jing ini merupakan substansi penting dalam pemeliharaan aktivitas vital tubuh manusia.
4. Jing organ viscera/dalam, Jing ini merupakan Jing yang disimpan di 5 organ Zang dan 6 organ Fu. Fungsi Jing organ dalam tidak hanya mendukung fungsi jing congenital tapi juga mengisi jing didapat. Sehingga jing viscera mencakup Jing congenital dan Jing didapat. Jing viscera berperan pada aktivitas fungsional organ Zang Fu.
Selain itu, Jing juga didefinisikan dalam arti luas dan sempit. Jing dalam arti sempit menunjuk khusus pada Jing reproduksi di ginjal, yang menjalankan fungsi reproduksi. Jing dalam arti luas menunjukan semua zat penting dalam tubuh manusia, terutama Jing bawaan, Jing dari air dan makanan, Jing visceral dan Jing reproduksi sehingga bisa dikatakan bahwa Jing adalah "root of life"

Pembentukan Jing
Secara umum, Jing diwariskan dari orang tua dan diisi oleh air dan makanan. Berdasrkan seumbernya, maka Jing dapat dibagi menjadi Jing bawaan dan Jing didapat. Jing bawaan diwariskan dari orang tua. Jing reproduksi orang tua diturunkan pada embrio, dan kemudian berubah menjadi Jing generasi berikutnya. Janin dalam rahim tergantung pada makanan dari Qi dan darah dari ibu, ini berarti bahwa Jing bawaan juga tergantung pada nutrisi yang diserap dari ibu oleh janin.
Jing yang diperoleh berasal dari air dan makanan. Setelah lahir, limpa dan lambung menyerap, menyalurkan dan megubah Jing dari air dan makanan, dan mendistribusikanya ke 5 organ Zang dan 6 organ Fu. Surplus disimpan dalam ginjal untuk mempertahnkan cadangan Jing dalam tubuh manusia. Dalam pandangan pengobatan China dikatakan bahwa "Awal kehidupan manusia dimulai dengan pembentukan Jing" dan bahwa "asal usul kehidupan adalah esensi". Dikatakan pula "ginjal mendominasi air, mengambil dalam Jing dari lima organ Zang dan enam oragn Fu dan menyimpannya". Ketika lima organ Zang ekses maka Jing bisa habis.

Fungsi Jing
Jing merupakan substansi dasar pembentuk tubuh manusia dan memelihara aktivitas vital tubuh. Berikut fungsi Jing :
1. Reproduksi, Jing reproduksi merupakan asal muasal kehidupan yang berproses menjadi sifat keturunan. Jig ini memiliki kemampuan membentuk Tiangui. Tiangui merupakan bagian dari Jing ginjal yang berperan pada sistem reproduksi.
2. Pertumbuhan dan perkembangan, Jing merupakan materi dasar pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Berawal dari embrio, kemudian tumbuh dan berkembang manjadi janin. Ini merupakan bentuk dari Jing congenital. Setelah lahir seseorang membawa jing congenital yang selanjutnya dipelihara oleh jing didapat sehingga pertumbuhan dan perkembangan terus berlangsung secara normal. Ketika terjadi kelainan Jing bawaan dan kekurangan Jing didapat akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan.
3. Produksi sumsum dan regenerasi darah, Ginjal merupakan organ yang menyimpan Jing dan Jing bisa membentuk sumsum tulang. Sumsum tulang dalam pandangan pengobatan China meliputi oatk, sumsum tulang belakang maupun sumsum disetiap tulang dan semua terbentuk dari peran Jing ginjal. Jing juga merupakan substansi penting pada pembentukan darah dimana Jing yang didapat dari air dan sari makanan dan didukung oleh peran sumsum tulang dalam memproduksi darah.
4. Fungsi pemeliharaan, Jing juga berfungsi memelihara dan melembabkan jaringan dan organ tubuh meliputi organ Zang Fu, bagian tubuh, dan panca indra termasuk organ ekresi. Jika Jing congenital dan Jing didapat cukup maka Jing di semua organ Zang Fu dan jaringan juga cukup sehingga seluruh tubuh terpelihara dan seluruh fungsi fisiolgis tubuh akan normal. Sebaliknya jika Jing mengalami isufisiensi maka akan terjadi hipofungsi fisiologis di dalam tubuh.
==
Energi Vital dan Cairan Tubuh
Dalam ilmu akupunktur (TCM) tubuh manusia terdiri atas Qi, darah, dan cairan tubuh yang berfungsi agar tubuh kita dapat hidup. Konsep kedokteran Barat cenderung ke pemahaman materi dan struktur sedangkan kedokteran Timur (TCM) cenderung ke arah fenomena, fungsi serta korelasinya. Ada beberapa terminologi yang perlu didiskusikan agar terjadi kesamaan bahasa dan pengertian dasar.
Terminologi Qi dipakai pada energi, dan energi yang dapat menggerakkan materi. Dalam TCM, energi dan materi itu merupakan satu kesatuan yang terdiri atas 2 aspek, yaitu : aspek pertama, energi vital sudah ada sejak lahir dan berfungsi untuk menjalankan aktivitas kehidupan, aspek kedua energi yang didapat berasal dari makanan, air, dan udara yang berfungsi untuk menjalankan fungsi organ Zang Fu dan meridian.
Qi dibedakan atas fungsi atas fungsi dan lokasinya seperti : Qi primer (Yuan Qi), Qi dada (Zong Fu), Qi nutrisi (Ying Qi) dan Qi pertahanan (Wei Qi). Selain itu Shen* dipergunakan untuk spirit atau semangat yang menggambarkan kondisi tubuh, atau kondisi spritual seseorang, sehingga Shen dalam TCM lebih banyak menggambarkan aspek material.
Xue (darah) adalah cairan warna merah dan beredar dalam pembuluh darah. Dibentuk dari sari hara makanan oleh aktivitas lambung (Wei) dan limpa (Pi). Darah dikontrol oleh jantung (Xin) dan disimpan di hati (Gan) dan dijaga tetap di pembuluh darah oleh limpa (Pi). Darah (Xue) berfungsi untuk memberikan nutrisi kepada organ dan jaringan tubuh kita.
Jin Ye (cairan tubuh) adalah seluruh cairan yang normal ada di dalam tubuh termasuk air ludah, air mata, ingus hidung (nasal discharge), keringat dan urine.

Hubungan Yin Yang dengan Lima Substansi Energi
Ada tiga pemahaman pengertoan dasar Yin Yang dengan kelima substansi energi, yaitu sebagai berikut :

1. Yin Yang bersifat relatif. Jing adalah Yin relatif ke Qi, tetapi Yang relatif ke Xue darah.
2. Semua Fenomena bersifat Yin dan Yang, keduanya mempunyai sifat ke arah Yang atau Yin, misalnya: Qi walaupun relatif ke Yang, energetik dan imaterial, dapat mempunyai aspek ke arah Yang atau Yin, tergantung pada situasi saat itu dan dapat dimasukkan ke golongan Wei Qi dan Ying Qi.
3. Yin dan Yang saling tergantung satu sama lain: Yin memelihara nutrisi Yang dan Yang melindungi Yin. Contohnya, Qi menggerakkan Xue (darah) dan Xue memelihara Qi.
==
Jin Ye /Cairan tubuh
Konsep Jin Ye
Cairan tubuh adalah pengertian umum dari semua cairan normal cairan tubuh, termasuk cairan dalam usus, viscera, jaringan dan organ dan sekresi normal dari organ tersebut yang merupakan salah substansi dasar pada tubuh manusia untuk memelihara fungsi normal. Jin Ye/cairan tubuh dibedakan atas Jin dan Ye. Keduanya dibedakan berdasarkan bentuk, distribusi dan fungsinya. Secara umum cairan yang lebih encer, jernih dan didistribusikan pada kulit, otot, dan rongga sekresi disebut Jin. Sedangkan cairan yang lebih kental dan keruh meliputi cairan sendi, cairan pada organ Zang Fu, otak, dan sumsum tulang disebut Ye.

Proses Pembentukan Jin Ye
Cairan tubuh berasal dari air dan makanan yang diserap dan dicerna oleh limpa, lambung, usus kecil dan usus besar. Lambung mendominasi penerimaan dan pencernaan air dan makanan. Ketika lambung penuh oleh cairan maka selanjutnya diteruskan oleh peran dari Qi limpa. Limpa mendominasi transportasi, transformasi, pencernaan dan penyerapan cairan dan sari makanan dan air. Usus kecil bertanggung jawab pada Ye dan memisahkan yang jernih dari yang keruh dan menyerap sari dan cairan. Usus besar bertanggungjawab pada Jin dan berperan menyerap cairan dari kotoran hasil pencernaan. Sari dari penyerapan oleh usus besar dan usus kecil dikirim ke limpa. Limpa memisahkan Qi murni mengirim sari makanan dan cairan ke jantung dan paru dan selanjutnya dikirim ke seluruh tubuh. Sehingga proses pembentukan cairan tubuh merupakan kerjasama fungsi fisiologis dari limpa, lambung, usus besar dan usus kecil. Ketika terjadi gangguan organ tersebut maka pembentukan cairan tubuh akan terganggu.

Fungsi dari Jin Ye
1. Melembabkan dan menutrisi, Cairan tubuh adalah substansi cair yang mengandung unsur air dan nutrisi dan berfungsi melelbabkan sekaligus memberi nutrisi. Cairan tubuh dikirim ke permukaan tubuh untuk melembabkan kulit dan otot sehingga kulit dan terlihat lembab dan berkilau dan otot terlihat gemuk. Cairan tubuh juga meresap ke organ Zang Fu untuk memelihara fungsinya. Cairan juga memelihara dan melembabkan mulut, hidung, telinga dan mata. Cairan meresap ke persendian untuk melumasai sendi. Cairan tubuh juga memelihara dan melembabkan sumsum tulang, sumsum tulang belakang maupun otak. Jin adalah substansi jernih dan encer dengan fungsi utama melembabkan sedangkan Ye adalah cairan kental dan keruh dengan fungsi utama memberi nutrisi.
2. Membentuk darah, Cairan tubuh meresap ke pembuluh darah melalui percabangan kolateral untuk membentuk darah dan bersirkulasi di seluruh tubuh dalam fungsi pelembaban dan pemeliharaan. Cairan tubuh juga regulasi konsentrasi dan volume darah. Ketika volume darah meningkat atau berkurang maka cairan tubuh akan menyesuaikan dengan meresap maupun keluar pembuluh darah sesaui kebutuhan. Pada kondisi tertentu metabolisme cairan tubuh juga berperan pada pengaturan dalm tubuh dengan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan di luar tubuh. Ketika suhu dingin atau suhu dalam tubuh turun, maka kulit, rambut serta pori-pori akan menutup dan tidak berkeringat. Cairan tubuh akan keluar dari tubuh untuk menjaga temperatur permukaan tubuh tetap ideal. Kelebihan cairan tubuh akan diekskresikan dalam bentuk urine. Saat panas atau demam, cairan akan berubah menjadi keringat dan mengeluarkan panas dalam rangka untuk mengatur suhu tubuh. Pada kondisi tertentu volume urin menurun untuk menghindari hilangnya cairan yang berlebihan.
==
Xue (darah)
Konsep Xue
Darah adalah cairan merah yang mengandung nutrisi dan beredar di pembuluh darah. Darah merupakan salah satu substansi dasar dari konstitusi tubuh dan memelihara aktivitas vital. Komponen darah adalah cairan dan Qi nutrisi. Darah beredar di dalam pembuluh darah. Pembuluh darah menjamin darah beredar pada pembuluh darahnya sehingga sering disebutkan bahwa pembukuh darahmerupakan rumah dari darah. Jika darah keluar dari pembuluhnya maka disebut pendarahan/bleeding dan disebut ekstravasasi darah. Jika sirkulasi darah terhenti atau terhambat maka disebut stasis darah atau bloodstasis.
Darah merupakan substansi nutrisi yang penting dalam aktivitas vital tubuh manusia. Jika darah defisien maka akan berefek pada usus, viscera, jaringan dan organ hingga dapat menyebabkan beraneka macam penyakit.

Pembentukan Xue
Substansi pembentuk darah adalah sari dari makanan dan air serta Jing ginjal yang ditransformasikan menjadi darah atas kerjasama limpa, lambung, jantung, paru, hati, dan ginjal.

1. Sari makanan dan air menjadi darah, Sari makanan dan air ditransformasikan ke dalam darah bentuk fungsi dari limpa, lambung, jantung, paru, hati dan ginjal. Makanan dan minuman ditransportasikan dan ditransformasikan oleh limpa dan lambung kemudian sari makanan dan air dalam bentuk Wei Qi dan Ying Qi diserap dan disalurkan oleh jantung dan dikombinasikan dengan Qi jernih dari alam/udara yyang dihirup oleh paru kemudian melalui "red transforing function" dari api jantung terbentuklah cairan merah dan masuk ke pembuluh darah dan disebut sebagai darah. Sari makanan dan air dalam bentuk Ying Qi dan cairan merupakan substansi utama dari darah. Sari makanan dan air diserap dan ditransformasikan sebagai darah sehingga dikatakan bahwa limpa dan lambung adalah sumber pembentukan darah. Disfungsi limpa dan lambung mengakibatkan kegagalan pembentukan sari makanan dan air memicu perubahan patologis yaitu tidak cukupnya hasil pembentukan darah atau berkurangnya produksi darah.
2. Jing ginjal ditransformasikan ke dalam darah, Jing ginjal berperan pada pembentukan darah dengan kerjasama hati dan ginjal. Ginjal menyimpan Jing membentuk sumsum tulang dan sumsum tulang merupakan substansi pembentuk darah. Ginjal menyimpan Jing dan hati menyimpan darah. Darah dari hati akan memelihara Jing ginjal sedangkan jing ginjal membentuk darah untuk hati. Yang ginjal berfungsi memacu limpa dan lambung untuk menyerap sari makanan dan air serta mengirim ke jantung untuk dirubah menjadi darah. Pembentukan darah melibatkan aktivitas fungsional limpa. lambung , paru, jantung hati, dan ginjal. Disfungsi pada organ interna akan mengakibatkan gangguan pembentukan darah dan mengakibatkan kondisi pathologis dalam bentuk defisiensi darah.
Fungi Xue
1. Memberi nutrisi dan melembabkan seluruh tubuh, Komposisi darah adalah Qi nutrisi dan cairan sehingga fungsi darah adalah menutrisi dan melembabkan. Darah beredar di seluruh tubuh melalui pembuluh darah untuk menutrisi organ Zang Fu, meridian, kolateral, konstitusi tubuh, panca indra, organ sekresi agar berfungsi normal. Fungsi pemeliharaan oleh darah tercermin dari raut muka/complexion, otot, rambut lebat, serta memiliki ketajaman indra yang baik. Jika darah defisien maka wajah akan terlihat redup dan murung, otot lemah, kulit kering, rambut gesang dan rontok, tungkai baal dan pergerakan terbatas.
2. Sebagai substansi dasar aktivitas mental, Aktivitas mental dan emosional adalah manifestasi eksternal dari organ Zang Fu. Organ Zang Fu mendominasi fikiran dan diberi nutrisi oleh darah sehingga aktivitas mental dan emosional normal. Jika darah cukup maka fikiran terpelihara yang ditandai dengan kesadaran yang baik dan bisa merespon dan berfikir dengan jernih. Jika darah defisien maka akan terjadi kegagalan memelihara fikiran dan timbul gejala insomnia, amnesia, bermimpi buruk, gelisah, palpitasi sehingga kondisi delirium bahkan koma.


Daftar Pustaka

Saputra, Kusnadi et.al (2005) Akupunktur Indonesia: Akupunktur Dasar. Surabaya: Airlangga University Press.
Sheng, Zhou Xue. (2007). Chinesse Medicine Study Guide-Fundamentals. People's Medical Publishing House.
Gongwang, Liu. Fundamental of Acupuncture and Moxibustion.
Xinnong, Cheng.(1999). Chinesse Acupuncture and moxibustion.Beijing : Foreign Languages Press